Ia terasa tapi tidak terlihat
boleh dikongsi tapi tidak difahami
ia ada jauh sedalamnya
Airmata ini mengalir
kau tahan tapi ia menembusi
sapu ia silir berganti
dari mata menitis ke bumi
Kau berdiri tapi terkulai
senyum seakan satu kewajipan
tawa seakan satu permainan
parut dan darah tiada angka
diam tetap bergelora
berbunyi tetap ada
Sakit Ini seakan bernyawa
Airmata Hati Diselubungi senyuman
No comments:
Post a Comment