jiwa ku kosong keranamu
membuat aku buntu
setiap langkah kaki ku
seperti angin berlalu
terlalu jauh aku melangkah
akhirnya ku sedar jua
bukan cinta kau ku damba
hanya kepadaNya hati ku serah
bila teringat Dia hati ku tenang
terkenang dirimu hatiku gelisah
mengadap Dia aku bahagia
melihat dirimu aku derita
ternyata aku seorang yang tuli
tidak mengenal cinta Ilahi
terlalu mengikut nafsu dan hati
yang akhirnya membakar diri
aku bersyukur dapatku kembali
menenangkan jiwa hati nurani
kuharap tidakkan ku ulangi
dosa yang tidak pernah berhenti.
nukilan : Penghuni Duniawi
No comments:
Post a Comment